Strategi Pemasaran Keripik Mangga untuk UMKM
- Tesa Iklas Saputri
- 0
- Posted on
Keripik mangga kini menjadi camilan favorit karena rasanya manis, renyah, dan lebih sehat dibanding camilan biasa. Strategi pemasaran keripik mangga yang tepat sangat penting bagi UMKM untuk menjangkau lebih banyak konsumen dan meningkatkan penjualan.
Strategi pemasaran yang efektif tidak hanya menarik konsumen baru, tetapi juga membuat pelanggan lama tetap loyal. Dengan pendekatan yang tepat, UMKM bisa bersaing meski dengan modal terbatas dan tetap menjaga kualitas produk.
Strategi Pemasaran Keripik Mangga

Memasarkan keripik mangga dengan strategi yang tepat membantu UMKM menjangkau lebih banyak konsumen dan meningkatkan penjualan. Pendekatan yang efektif tidak hanya menarik pelanggan baru, tetapi juga membuat pelanggan lama tetap loyal dan tertarik untuk membeli lagi.
Selain itu, strategi pemasaran yang terencana membantu UMKM bersaing di pasar yang kompetitif. Dengan memanfaatkan media sosial, marketplace, promo menarik, kemasan yang menarik, dan kerjasama dengan toko lokal, produk keripik mangga bisa lebih dikenal dan diminati konsumen.
1. Manfaatkan Media Sosial
Media sosial menjadi platform penting untuk memperkenalkan keripik mangga kepada konsumen. Dengan konten yang menarik, seperti foto produk yang rapi, video proses pembuatan, atau review pelanggan, produk lebih mudah dikenal dan dipercaya oleh calon pembeli.
Selain itu, media sosial memungkinkan UMKM berinteraksi langsung dengan konsumen. Balasan cepat terhadap komentar atau pesan meningkatkan kepercayaan pelanggan dan mendorong mereka untuk mencoba membeli produk. Dengan strategi konten yang konsisten, produk bisa membangun komunitas pelanggan setia.
2. Jualan di Marketplace
Marketplace memudahkan UMKM menjual keripik mangga tanpa harus memiliki toko fisik. Dengan mendaftarkan produk di platform seperti Tokopedia, Shopee, atau Bukalapak, UMKM bisa menjangkau konsumen dari berbagai daerah secara mudah dan cepat.
Selain itu, marketplace menyediakan fitur promosi, ulasan pelanggan, dan paket bundling. Dengan memanfaatkan fitur ini, UMKM bisa meningkatkan penjualan sekaligus memberikan pengalaman belanja yang nyaman bagi konsumen. Foto produk berkualitas tinggi dan deskripsi jelas sangat penting untuk menarik perhatian pembeli.
3. Promo dan Diskon Menarik
Promo dan diskon dapat mendorong konsumen untuk mencoba produk baru atau membeli lebih banyak. Misalnya, potongan harga, paket bundling, atau beli 1 gratis 1 bisa meningkatkan penjualan dalam waktu singkat.
Promo juga efektif untuk mempertahankan pelanggan lama. Saat periode tertentu seperti hari besar atau musim liburan, promo menarik dapat memicu penjualan tambahan dan membuat pelanggan merasa dihargai. Strategi ini membantu produk lebih cepat dikenal dan disukai di pasar.
4. Kerjasama dengan Toko atau Kafe Lokal
Menjalin kerja sama dengan toko atau kafe lokal dapat memperluas distribusi keripik mangga. Produk bisa dijual secara konsinyasi atau sebagai camilan tambahan di outlet mitra, sehingga lebih mudah dicoba konsumen.
Selain meningkatkan penjualan, kerja sama ini juga meningkatkan eksposur produk. Konsumen bisa langsung melihat, mencicipi, dan membeli keripik mangga, yang memperkuat kepercayaan mereka terhadap kualitas produk UMKM.
5. Gunakan Branding dan Packaging Menarik
Kemasan yang menarik dan branding yang kuat membuat produk keripik mangga lebih menonjol di pasar. Desain kemasan yang rapi dan informatif menambah nilai jual serta membuat produk lebih profesional.
Branding konsisten juga membantu UMKM membangun citra merek yang dipercaya konsumen. Kemasan yang menarik, higienis, dan informatif memudahkan konsumen memilih produk dan meningkatkan kemungkinan mereka untuk membeli lagi di masa depan.
Strategi pemasaran yang tepat, mulai dari media sosial, marketplace, promo menarik, kerjasama lokal, hingga kemasan menarik, membantu UMKM meningkatkan penjualan keripik mangga. Dengan cara ini, produk lebih dikenal, diminati konsumen, dan tetap kompetitif di pasar.
Senang belajar dan mengembangkan kemampuan di bidang SEO Digital Marketing. Antusias untuk berkontribusi, belajar, dan meningkatkan kemampuan menjadi profesional di bidang digital marketing.