pengaturan zona bersih dapur MBG

Pengaturan Zona Bersih Dapur MBG untuk Produksi

Desain tata ruang program Makan Bergizi Gratis mengadopsi konsep pengaturan zona bersih dapur MBG untuk minimalisasi risiko kontaminasi pangan. Pemisahan area berdasarkan tingkat kebersihan mengikuti standar internasional food processing facility yang telah terbukti efektif. Hasilnya adalah lingkungan produksi yang higienis dan alur kerja yang sistematis dari area kotor menuju area steril.

Klasifikasi Zona Operasional

Zona Kotor (Dirty Zone)

Area penerimaan bahan baku dan pre-cleaning menjadi entry point material dari luar yang berpotensi membawa kontaminan. Manajemen memasang air curtain dan foot bath sanitizer pada loading dock sebagai barrier pertama untuk mencegah masuknya kotoran. Selanjutnya, petugas mengumpulkan sampah organik dan material kemasan di zona ini sebelum membuangnya ke tempat pembuangan akhir sesuai prosedur sanitasi.

Zona Semi-Bersih (Semi-Clean Zone)

Tim produksi mengelola ruang preparasi untuk aktivitas pencucian, pengupasan, dan pemotongan bahan yang telah melalui pembersihan primer. Petugas menggunakan pisau dan cutting board dengan kode warna berbeda guna mencegah kontaminasi silang antar jenis bahan. Selain itu, staf menyimpan bahan hasil preparasi di solid rack food grade agar tetap terangkat dari lantai, mudah diinspeksi, dan memenuhi prinsip higiene sebelum memindahkannya ke zona bersih melalui pass-through window tertutup.

Desain Zona Bersih Produksi

Area Memasak Utama (Clean Cooking Zone)

Zona ini memiliki tekanan udara positif untuk mencegah aliran udara terkontaminasi dari area lain masuk ruangan. Peralatan cooking industrial tersusun linear mengikuti sequence proses dari blanching, sautéing, hingga final cooking. Akibatnya, pergerakan material searah (marche en avant) tanpa backtrack yang meningkatkan risiko recontamination.

Ruang Pendinginan dan Packaging

Area pengemasan produk jadi memerlukan standar kebersihan setara clean room dengan HEPA filtration system. Suhu ruangan dijaga 18-20°C untuk memperlambat pertumbuhan mikroba saat produk menunggu packaging. Selanjutnya, personel wajib mengenakan hairnet, masker, dan sarung tangan steril sebelum memasuki zona kritis ini.

Protokol Transisi Antar Zona

Prosedur Hygiene Lock

Personel yang berpindah dari zona kotor ke bersih wajib melewati hygiene lock room untuk sanitasi menyeluruh. Hand washing station dengan sensor otomatis memastikan prosedur cuci tangan 6 langkah diikuti sepenuhnya. Kemudian, roller brush membersihkan sol sepatu dan air shower menghilangkan partikel loose dari pakaian kerja.

Pergantian Personal Protective Equipment

Setiap zona memiliki warna APD berbeda untuk visual identification dan mencegah mix-use antar area. Celemek biru untuk zona kotor, hijau untuk semi-bersih, dan putih untuk zona bersih dengan laundry service terpisah. Oleh karena itu, tracking usage dan inventory APD menjadi lebih mudah dan terorganisir.

Maintenance Kebersihan Zona

Cleaning Schedule Terdiferensiasi

Zona bersih menjalani pembersihan intensif setiap empat jam operasional menggunakan disinfektan hospital-grade. Tim sanitasi membersihkan zona kotor setiap dua jam dengan menitikberatkan pada penghilangan kontaminasi kasar dan pengendalian bau.

Environmental Monitoring Program

Tim quality assurance melakukan swab test permukaan setiap minggu pada dua puluh titik sampling representatif untuk memverifikasi efektivitas sanitasi. Dengan pendekatan ini, tim mengidentifikasi hotspot kontaminasi sejak dini dan menerapkan tindakan penanganan khusus secara terarah.

Sistem Ventilasi Terdiferensiasi

Pressure Cascade Control

Tim engineering mengatur tekanan udara secara bertingkat dengan menetapkan zona bersih pada +15 Pa, zona semi-bersih +10 Pa, zona kotor +5 Pa, dan area luar sebagai baseline 0 Pa. Pengaturan ini memastikan aliran udara bergerak konsisten dari area bersih ke area kotor sehingga mencegah aliran balik kontaminan.

Air Change Rate Optimized

Zona bersih memerlukan air change rate minimal 20 ACH untuk maintain cleanliness level ISO Class 7 equivalent. Filter pre-filter, medium filter, dan HEPA tersusun bertingkat dengan efficiency hingga 99.97% particle removal. Kemudian, scheduled maintenance dan replacement filter sesuai pressure drop reading menjaga konsistensi performa ventilasi.

Kesimpulan

Pengaturan zona bersih dapur MBG yang sistematis menjadi fondasi operasional higienis dan aman untuk produksi makanan bergizi. Desain zonasi berbasis risk assessment dengan barrier engineering control efektif mencegah kontaminasi silang. Implementasi konsisten protokol kebersihan di setiap zona menjamin produk akhir yang memenuhi standar keamanan pangan tertinggi, secara berkelanjutan dan terukur nasional.

Previous Post Next Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *